Mau mencapai berat badan ideal dengan cara sehat? Well,
mengandalkan diet saja mungkin nggak akan cukup. Lingkungan sekitar kita
semakin peduli dengan kesehatan, terutama setelah pandemi. Banyak yang ingin
menurunkan berat badan demi kesehatan, tapi kita harus hati-hati agar tidak
menjalani diet yang salah atau tidak sehat. Teman saya pernah mengalami
hipoglikemi karena kurang asupan gula selama dietnya.
Hasilnya? Semua usahanya gagal karena akhirnya dia harus makan banyak makanan manis untuk mengatasi hipoglikemianya. Sayang banget, kan? Jadi, di sini kita akan bahas beberapa langkah untuk mencapai berat badan ideal dengan cara yang lebih sehat!
Mungkin kamu nggak menyadarinya, tapi pola tidur juga sangat memengaruhi berat badanmu. Ketika kamu kurang tidur, ada tiga hal yang bisa terjadi pada tubuhmu. Pertama, gula darahmu bisa goyang, yang bikin kamu pengin makanan manis-manis terus. Kedua, kurang tidur bisa memperlambat metabolismemu, sehingga pembakaran lemak jadi kurang efisien. Ketiga, tubuhmu akan menyimpan lemak lebih banyak di tempat-tempat yang nggak kamu inginkan.
Maka dari itu, mengurangi porsi makan tanpa memperhatikan tidur yang cukup mungkin akan membuat dietmu jadi kurang efektif. Selain itu, kamu bisa kehilangan energi akibat kurang tidur dan pengurangan asupan kalori. Jadi, pastikan kamu tidur dengan cukup!
Kendalikan Stresmu
Kata orang, "It’s not what you’re eating, it’s what’s eating you." Yap, ini tentang stres yang bisa berpengaruh besar pada berat badan. Kenapa? Jadi begini, saat kita stres, otak kita, terutama bagian primitifnya, akan menyuruh tubuh kita untuk menahan cadangan lemak akibat lapar. Hormon stres seperti kortisol dan adrenalin juga meningkat saat kita stres, yang menyebabkan tubuh menahan lemak.
Ini sebabnya kita sering merasa lapar dan makan berlebihan saat stres. Kurang tidur juga bisa meningkatkan hormon stres. Jadi, tidur yang cukup itu penting. Cobalah ritual sebelum tidur yang menenangkan atau meditasi jika kamu suka. Kamu akan melihat perubahan yang signifikan pada berat badanmu.
Tidur Yang Cukup
Mungkin banyak yang gak nyadar, tapi jam tidur kamu itu punya pengaruh besar pada berat badan. Pasalnya, ketika kamu kurang tidur, tubuh kamu bakal mengalami beberapa perubahan yang nggak menguntungkan. Pertama, kadar gula darah kamu bisa terganggu, jadinya kamu jadi lebih sering pengin makan makanan manis-manis. Kedua, kurang tidur bisa ngebikin metabolisme tubuh kamu melambat, yang artinya pembakaran lemak jadi kurang efisien. Ketiga, tubuh kamu juga akan lebih cenderung menyimpan lemak di tempat-tempat yang nggak kamu inginkan.
Jadi, kalau kamu sering begadang atau tidur kurang, mungkin itu salah satu alasan kenapa berat badan kamu susah turun. Lebih baik mulai memperbaiki jam tidur kamu untuk membantu mencapai berat badan ideal.
Olahraga
Tentunya, kamu sudah tahu bahwa untuk menjaga dietmu tetap
seimbang, kamu perlu melengkapi dengan olahraga yang cukup. Olahraga tidak
hanya membantu membakar lemak, tetapi juga meningkatkan kualitas tidurmu dan
melepaskan hormon endorfin yang membuat kamu merasa lebih bahagia dan
bersemangat! Dengan berolahraga minimal 120-150 menit per minggu, kamu akan
melihat perbedaan yang signifikan. Ini bukan hanya tentang perubahan positif
dalam berat badan, tapi juga dalam mood kamu! Kamu bisa menyesuaikan porsi,
waktu, dan jenis olahraga sesuai dengan preferensimu.
Seks
Berita baik untuk pasangan yang sudah menikah! Iya,
berhubungan seks dapat membantu mengurangi berat badan. Dulu saya pikir ini
hanyalah mitos atau alasan semata. Ternyata, seks dapat mengurangi hormon
stres, meningkatkan kualitas tidur, dan mengurangi keinginan makan. Selain itu,
seks juga meningkatkan produksi hormon oksitosin atau hormon cinta, yang
membuatmu lebih termotivasi untuk menjalin hubungan dengan orang lain. Setiap
setengah jam berhubungan seks dapat membakar sekitar 90 kalori. Bagi perempuan,
seks juga dapat meningkatkan citra tubuh jika dilakukan secara teratur.
Tetapi, jika kamu belum menikah atau belum bisa berhubungan seks, jangan khawatir! Ada cara lain untuk merangsang produksi hormon oksitosin, seperti pijat, pelukan, bersantai bersama teman-teman, berpartisipasi dalam kegiatan fisik atau olahraga, dan bergabung dalam komunitas yang menyenangkan bagimu.
Makan dengan Penuh Kesadaran (Mindful Eating)
Makan dengan penuh kesadaran adalah salah satu kunci untuk menurunkan berat badan. Semakin lambat kamu makan, perutmu akan memiliki lebih banyak waktu untuk memberi sinyal bahwa kamu sudah kenyang. Jika kamu makan terlalu cepat, kamu akan mengonsumsi ratusan kalori ekstra sebelum otakmu memberi tahu kamu untuk berhenti. Apapun yang kamu makan, nikmatilah dengan perlahan.
Dengan begitu, kamu akan makan lebih sedikit secara otomatis.
Coba Puasa Terputus-putus (Intermittent Fasting)
Metode dan jangka waktu puasa terputus-putus sebenarnya bisa
disesuaikan dengan preferensimu. Salah satu metode yang populer adalah 16/8, di
mana kamu berpuasa selama 16 jam dan hanya makan dalam jendela waktu 8 jam.
Meskipun 16 jam terdengar lama, tetapi selama periode 16 jam tersebut, kamu
akan tidur selama 8 jam, kan? Jadi, misalnya, kamu bisa mulai makan pada pukul
11 siang dan berhenti pada pukul 7 malam.
Penelitian menunjukkan bahwa dengan intermittent fasting, berat badanmu mungkin akan berkurang meskipun kamu tidak mengurangi asupan kalori secara signifikan. Selama periode 8 jam ini, kamu bisa makan 3 kali dan mengonsumsi camilan sebanyak 1-2 kali. Jadi, sebenarnya tidak terlalu sulit! Namun, pastikan untuk memilih makanan yang bergizi dan rendah gula untuk tetap sehat. Editor FD, Andien, pernah menulis tentang intermittent fasting, kamu bisa membaca artikelnya untuk melihat pengalaman intermittent fasting yang dia alami!
Jadi, itulah beberapa tips penurunan berat badan yang dapat kamu lakukan agar dietmu lebih efektif. Apa pendapatmu? Apakah ada yang juga sedang mencoba menurunkan berat badan saat ini? Yuk, beri komentar di bawah!